Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 tentang Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi dan melaksanakan Surat Keputusan Direktur Akademi Keperawatan Pasar rebo Nomor : 295/AKP-PR/SK-Dir/XI/2023 tentang pengangkatan Panitia Seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pansel Satgas PPKS) Akademi Keperawatan Pasar Rebo yang lulus uji publik, maka dengan ini Panitia Seleksi Satuan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pansel PPKS) Akademi Keperawatan Pasar Rebo melakukan open rekrutmen Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Akademi Keperawatan Pasar rebo.

Pansel Satgas PPKS membuka kesempatan kepada pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa Akademi Keperawatan Pasar Rebo untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Akademi Keperawatan Pasar rebo. Pendaftaran dilakukan pada tanggal 14-18 November 2023 melalui https:bit.ly/DaftarSatgasPPKSAkpero, untuk kemudian dilakukan seleksi administrasi dan diumumkan pada tanggal 23 November 2023. Terdapat 7 (tujuh) orang calon satgas yg mendaftar yang terdiri dari 1 orang dosen, 2 orang tendik, dan 4 orang mahasiswa. Calon satgas yang lulus seleksi administrasi kemudian menjalani tes wawancara oleh panitia seleksi pada tanggal 24 November 2023. Panitia seleksi membuat rekomendasi casatgas kepada Direktur berdasarkan hasil tes wawancara.

Alhamdulillah, pada tanggal 27 November telah terpilih 7 (tujuh) orang satgas PPKS Akper Pasar Rebo, yang kemudian disahkan dengan SK Direktur nomor 323/AKP-PR-SK-Dir/XI/2023. Adapun Satgas PPKS ini yaitu: Yang Fajar Kurniawan, SKM.M.K.M (Dosen), Fitri Arum Sari, S.Sos (Tenaga Kependidikan), Risa Wijayanto (Tenaga Kependidikan), Rahma Kharima (Mahasiswa), Nabila Khairunnisa (Mahasiswa), Patma Sekar Anggita (Mahasiswa), Dwi Frida (Mahasiswa). Selamat kepada para Satgas PPKS yang terpilih, semoga dapat amanah dan bertanggungjawab dalam mengemban tugas. Marilah kita bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, merdeka dan bebas dari kekerasan seksual.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.